PUPR Banggai Terus Berupaya Perbaiki Infrastruktur Jalan Desa Tontouan

Gerbang Sulawesi _ Dinas PUPR Banggai terus berupaya memaksimalkan pembangunan infrastruktur jalan di Kota Luwuk. Termasuk di Desa Tontouan.

Salah satu desa dari dua desa di Kecamatan Luwuk ini berada di dataran yang cukup tinggi, dengan akses infrastruktur jalan yang terbatas.

Desa Tontouan hanya dapat diakses dari jalan Tanjung Branjangan dengan dua pintu masuk utama, yakni melalui jalan Tanjung Jepara dekat Gereja Bukit Moria serta Jalan Tanjung Jepara di samping PLTD Luwuk, tepatnya dari arah pertigaan Jalan Tanjung Branjangan, Tanjung Santigi dan Jalan Pulau Nias.

Kedua akses jalan menuju Desa yang terbentuk sejak tahun 1979 dan kini dipimpin oleh Kepala Desa Sumitro Aliwu itu sangat sempit. Bahkan beberapa bagian nyaris tak dapat dilalui kendaraan roda empat dari dua arah.  

Akses jalan yang terbatas sangat kontras dengan pertumbuhan pemukiman di Tontouan yang terus meningkat.

Sebagai gambaran, Tontouan memiliki topografi dengan ketinggian hingga 300 meter di atas permukaan laut.

Permukaan tanah desa tersebut berupa tanah datar sekitar 20 persen, perbukitan 30 persen, dan  pegunungan 50 persen.

Desa Tontouan berbatasan dengan kelurahan Mangkio di Utara, Kecamatan Pagimana di bagian Barat, Kelurahan Luwuk di bagian Timur dan Selatan berbatasan Kelurahan Hanga-Hanga.

Dengan jumlah penduduk sekitar 1.915 jiwa, komunitas masyarakat Desa Tontouan cukup beragam, ada warga dari Suku Saluan, Banggai, Balantak, Muna, Gorontalo, Jawa, maupun Toraja.  

Amatan media ini, wilayah-wilayah yang dulunya hanya berupa lahan kosong kini secara perlahan mulai padat pemukiman penduduk.

Pemukiman padat penduduk ini tersebar hingga ke lokasi Kantor Camat Luwuk yang dibangun di era Bupati Ma’mun Amir.

Mungkinkah Tontouan ke depan dapat di akses dari banyak tempat?
Rupanya, tahun 2025 ini PUPR Banggai sedang merencanakan akses jalan alternatif lainnya selain jalan Tontouan-Mangkio-Soho yang tidak kunjung berlanjut sampai saat ini.

Pantauan media ini di LPSE Kabupaten Banggai, instansi yang kini dipimpin oleh Dewa Supatriagama itu telah mengalokasikan anggaran untuk kegiatan Perencanaan (Detail Engineering Design/DED) Jalan Tontouan–Hanga Hanga di Kecamatan Luwuk Selatan.

Diketahui, penyusunan DED bertujuan untuk memastikan proyek nantinya berjalan sesuai standar keselamatan, efisiensi, dan prinsip keberlanjutan.

Saat ini, kegiatan perencanaan tersebut telah memasuki tahap pengumuman prakualifikasi tender.

Dinas PUPR Kabupaten Banggai mengalokasikan pagu anggaran sekitar Rp500 juta, dengan nilai HPS sebesar Rp499,999 juta.

Jenis pengadaan ini merupakan jasa konsultansi badan usaha bidang konstruksi, menggunakan metode seleksi Prakualifikasi Dua File-Kualitas dan Biaya.

Plt Kepala Dinas PUPR Banggai, Dewa Supatriagama, mengakui, pihaknya telah mengalokasikan anggaran untuk perencanaan jalan Tontouan Kecamatan Luwuk- Hanga Hanga Kecamatan Luwuk Selatan.”Benar, kami sedang menyiapkan perencanaanya,” kata Dewa, pada Rabu 16 Juli 2025.

Dewa, menjelaskan ruas jalan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah Kabupaten Banggai membangun ring road atas yang nantinya akan menghubungkan bagian utara Kota Luwuk dan kawasan perkantoran Halimun di bagian selatan Kota Luwuk.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *